Twitter

Mengatasi Lupa Bacaan, Gerakan dan Rakaat Shalat

Author Unknown - -
Home » , » Mengatasi Lupa Bacaan, Gerakan dan Rakaat Shalat

Ragu atau Lupa dalam sholat seringkali kita jumpai, bahkan kita sendiri dalam mengerjakan shalat itu lupa atau ragu baik dalam ragu atau lupa bacaan shalat, ragu atau lupa gerakan shalat dan bahkan ragu atau lupa jumlah rakaat shalat baik yang kekurangan jumlahnya ataupun jumlah rakaatnya berlebihan. Bagaimana cara menanggulangi ragu atau lupa sebagaimana tersebut di atas baik ketika kita sholat berjamaah ataupun sholat munfarid atau sendirian?

Ada dua cara untuk menanggulangi ragu atau lupa dalam shalat baik ragu/lupa bacaan, gerakan maupun jumlah rakaatnya. Cara mengatasinya adalah sebagai berikut :

Cara menanggulangi lupa dalam shalat ketika kita shalat sendirian :
Apabila ragu atau lupa dalam bacaan shalat, hendaknya kita harus mengulangi dan memperbaiki bacaan yang meragukan atau lupa [sudah dibaca ataukah belum].
Apabila ragu atau lupa sudah mengerjakan gerakan shalat tertentu atau belum, maka teruskan mana yang lebih mantap hatinya.
Apabila terjadi ragu atau lupa dalam jumlah rakaatnya [apakah kurang atau lebih], maka pilihlah yang lebih yakin, anda boleh memilih yang sedikit dan boleh pilih yang banyak.
Semua keraguan dan kelupaan yang dilakukan di dalam sholat, ditutup dengan melakukan sujud sahwi yang dilakukan sebelum salam. Jadi setelah mengerjakan rakaat terakhir dan sebelum salam, dilakukan sujud sahwi [bacaan dan cara sujud sahwi di akhir tulisan ini.
Cara menanggulangi lupa dalam shalat ketika kita shalat berjamaah:

Ketika kita sholah berjamaah, keraguan dan atau kelupaan dalam sholat baik bacaan, gerakan maupun jumlah rakaatnya diketahui oleh imam sholat sendiri atau juga kadang-kadang hanya diketahui dan disadari oleh makmum.

Apabila keraguan atau kelupaan dalam sholat itu hanya diketahui dan disadari oleh imam dan makmum tidak mengetahuinya maka cara menanggulanginya adalah dengan cara seperti ketika sholat sendirian dan makmum wajib mengikuti gerakan imam shalat.

Sedangkan jika imam tidak menyadari dan mengetahuinya, namum makmum mengetahui adanya lupa dalam shalat yang dipimpin imam, maka cara menanggulanginya adalah sebagai berikut :
Apabila imam salah bacaannya, maka makmum wajib menegurnya dengan cara membetulkan bacaan yang salah [dengan cara melafadzkan bacaan yang salah secara langsung].
Apabila imam salah dalam gerakannya, maka makmum wajib menegurnya dengan cara :
Bagi makmum pria, menegurnya dengan cara mengucapkan kalimat atau bacaan "Subhanallah".
Bagi makmum wanita, menegurnya dengan cara cukup dengan menepuk tangan.
Semua keraguan dan atau kelupaan di dalam shalat ditutup dengan sujud sahwi.
Cara melakukan sujud sahwi

Cara melakukan sujud sahwi adalah sama seperti melakukan sujud-sujud lainnya dalam shalat, sujud sahwi pun dilakukan sebanyak dua kali, yang diniati sebagai sujud sahwi (sujud menambal kelalaian).
Adapun letaknya waktu melakukan sujud sahwi adalah pada akhir shalat, sebelum salam.

Namun, apabila kita sudah terlanjur salam sebelum melakukan sujud sahwi, baik dengan sengaja ataupun karena lupa, sedang jaraknya sampai dengan mengingatnya sudah cukup lama, maka pelaksanaan sujud itu dilewatkan saja. Akan tetapi, jika rentang waktunya belum terlalu lama, maka boleh langsung melakukan sujud sahwi dua kali, dengan niat sujud sahwi, sesudah itu salam sekali lagi.

Berikut ini adalah lafadz bacaan sujud sahwi :

سبحان من لا ينام ولا يسهو
"Subhana man laa yanaamu walaa yashu"
Artinya : Maha suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa

Atau boleh juga dengan membaca lafadz bacaan sujud biasa.

Artikel Terkait: